INILAH, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan istri,
Netty Heryawan menggunakan batik khas Cirebonan bermotif mega mendung
untuk mengisi hari pertama di tahun baru. Hal ini dilakukan sebagai
upaya pelestarian batik yang berasal dari Jabar.Heryawan
mengatakan Pemprov Jabar berkewajiban menjaga batik Cirebon dan batik
dari daerah lain di Jabar. Untuk itu, budaya mengenakan baju batik perlu
terus digalakan demi menjaga kelestarian batik khususnya asal Jabar.
"Sudah
menjadi komitmen Pemprov Jabar untuk melestarikan batik asal Jabar
seperti batik Cirebonan," ujarnya kepada wartawan di Salma Batik
Tradisional Cirebon, Jalan Citarum 11, Kota Bandung, Selasa (1/1/2013).
Dia
menjelaskan batik-batik asal Jabar sudah terkenal di masyarakat. Selain
batik asal Cirebon, terdapat batik yang berasal dari daerah lain di
Jabar.
Seperti Cirebon, lanjut Heryawan, daerah lain di Jabar
juga berupaya mendorong kepopuleran batik khas daerahnya masing-masing.
Misalnya, batik asal Sukabumi yang bermotif pala dan batik Bogor yang
bermotif kujang. "Sekarang, setiap daerah memiliki batik dengan motif
khas yang disesuaikan dengan simbol daeranya masing-masing," jelasnya.
Menurutnya,
batik Jabar juga telah maju dan berkembang menjadi sebuah industri.
Karena itu, kemajuan batik perlu terus didorong mengingat industri
tersebut tergolong industri padat karya.
Pemprov Jabar, kata
Heryawan, berupaya menjaga kelestarian batik melalui kewajiban PNS
mengenakan batik setiap hari Kamis dan Jumat. Cara sederhana itu
diharapkan mampu membudayakan penggunaan batik di masyarakat.
"Batik khas Jabar perlu didorong karena banyak masyarakat yang bekerja di industri tersebut," katanya.
Heryawan
juga mengaku suka mengenakan batik dalam berbagai kegiatan formal
maupun santai. Soal warna, orang nomor satu di Jabar itu suka mengenakan
batik berwarna cokelat muda karena warna tersebut dinilai lebih natural
dibandingkan warna lainnya.
Sementara itu, Netty Heryawan suka
mengenakan batik berwarna cerah seperti merah. Warna tersebut dinilai
menunjukan karakteristik lebih berani.
"Saya pilih warna merah karena ada teori
dress to succes karena warna tersebut bisa lebih memudahkan penyampaian pesan," pungkasnya.[jul]
sumber : inilahkoran
0 komentar:
Posting Komentar