2012/12/28

Deddy Mizwar: Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Masyarakat


Masyarakat harus memperoleh layanan kesehatan secara mudah. Caranya, dengan meningkatkan fasilitas dan kualitas layanan di tingkat pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).

Pada peringatan Hari Ibu di Kecamatan Cipaku, Ciamis, Jabar, Rabu (26/12), Calon Wakil Gubernur Jawa Barat H. Deddy Mizwar mengatakan, kesehatan merupakan hak masyarakat. Pemerintah berkewajiban menyediakan fasilitas layanan kesehatan yang mudah dijangkau, terutama bagi warga yang tinggal di pedesaan.Ia melihat, program yang dilaksanakan Pemerintah Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur H. Ahmad Heryawan selama ini, telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Yaitu, peningkatan fasilitas puskesmas yang mampu memberikan layanan kesehatan rawat inap.

“Layanan kesehatan menjadi semakin dekat dan mudah bagi masyarakat. Kalau harus ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), kan letaknya cukup jauh dari pedesaan,” ujarnya, di hadapan ratusan ibu-ibu kader Posyandu.

Melalui program yang disebut dengan Puskesmas Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED), menurut Deddy Mizwar, Pemerintah Jawa Barat telah meningkatkan bangunan fisik puskemas yang dilengkapi dengan tenaga kesehatan, doker, bidan, dan perawat. Sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh layanan kesehatan, terutama terkait dengan perawatan ibu melahirkan.

Perhatian besar Pemda Jawa Barat terhadap layanan kesehatan masyarakat, terlihat dari alokasi APBD Provinsi Jabar untuk kesehatan yang terus meningkat. Misalnya, pada tahun 2011 anggaran kesehatan mencapai Rp743,749 miliar atau 7,56 persen dari APBD Provinsi Jawa Barat tahun 2011. Jumlah itu meningkat 125,9 persen dibandingkan dengan anggaran tahun 2010 yang Rp329,235 miliar atau hanya 4,9 persen dari APBD Provinsi Jabar tahun 2010.

Selain meningkatkan fasilitas puskesmas, calon wakil gubernur pasangan H. Ahmad Heryawan dalam pemilihan gubernur Jawa Barat pada 24 Februari 2013, ini mengatakan perhatian Pemda Jabar terhadap kesehatan ibu dan anak juga dilakukan dengan menggalakkan peranan posyandu. Antara lain dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp800 ribu per tahun untuk setiap posyandu.

Pada bagian lain, Deddy Mizwar juga menyinggung tentang pentingnya peningkatan kualitas gizi masyarakat. Sehingga dapat melahirkan generasi yang sehat dan cerdas. Ini penting dan sejalan dengan usaha Pemerintah Jawa Barat meningkatkan kualitas pendidikan yang pada tahun depan akan menggratiskan biaya pendidikan dari tingkat SD hingga SMA.

“Fasilitas pendidikan dilengkapi. Kurikulum diperbaiki. Tetapi kalau anak-anak kita tidak cerdas dan sehat, maka fasilitas pendidikan yang dibangun pemerintah menjadi tidak maksimal, bahkan sia-sia,” ujarnya.Deddy Mizwar mencontohkan apa yang dilakukan Pemerintah India untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakatnya melalui program yang disebut dengan Revolusi Putih.

Sekitar dua puluh tahun silam, Pemerintah India memberikan seekor sapi kepada masyarakat untuk diperah susunya. Susu yang dihasilkan tidak dijual, tetapi diberikan kepada anak- anak India. “Hasilnya, bisa kita lihat sekarang. Generasi India jago-jago di bidang teknologi informasi,” katanya. Suatu contoh yang layak ditiru karena relatif mudah dan murah.

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:
Free Blog Templates